Mau Enaknya Saja, Bayi Baru Lahir Malah Dibuang di Sekitar Pemukiman Warga

Mau Enaknya Saja, Bayi Baru Lahir Malah Dibuang di Sekitar Pemukiman Warga

612
0
BERBAGI

KALIANDA – Warga Dusun Jatirukun, Kelurahan Waylubuk Kecamatan Kalianda digegerkan dengan penemuan bayi merah baru lahir yang diduga telah dibuang oleh orang tuanya, Rabu (21/10) malam sekitar pukul 23.00 wib.

Bohiran Kudus (65) warga yang pertama kali menemukan bayi tersebut mengatakan, dirinya sempat mendengar suara langkah kaki sesaat setelah menemukan bayi tersebut.

“Awalnya saya mendengarkan suara tangisan bayi, saat didekati dengan menggunakan obor dari pelepah kelapa, benar saja ada sesosok bayi yang diletakan disamping rumah saya. Memang sempat sekelebatan terdengar suara langkah orang, tapi karena terlalu gelap jadi gak terlihat. Mungkin orang itu yang meletakan bayi itu,” ujarnya sambil menujukan lokasi persis penemuan bayi tersebut, Kamis (22/10).

Dia menjelaskan, kondisi bayi tersebut saat pertama kali ditemukan cukup mengenaskan, dimana hanya tertutup kain panjang dan air-ari bayi belum dipotong serta hanya ditutupi plastik berwarna putih.

“Karena tahu ini masih hidup, anak saya (Joko, red) bersama dengan polisi langsung membawa bayi itu ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” jelasnya.

Terpisah, Waka Polsek Kalianda, Iptu Hi. Karmansyah mendampingi Kapolsek Kalianda AKP Heti Patmawati mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus penemuan bayi tersebut.

“Kami belum dapat menyimpulkan apa-apa, ini masih dalam proses lidik, karena saat oleh TKP tidak ditemukan apa-apa. Ya, kalau mau menduga-duga kita juga tidak bisa,” katanya.

Setelah mendapatkan perawatan intensif dari pihak rumah sakit, kondisi bayi malang yang diduga sengaja dibuang oleh orang tuanya dan ditemukan warga Dusun Jatirukun, Kelurahan Waylubuk, Kecamatan Kalianda sekitar pukul 23.00 WIB, Rabu (21/10) tampak sehat dan segar.

Berdasarkan keterangan pegawai IDG RSUD Bob Bazar Kalianda, bayi malang tersebut diantarkan rumah sakit oleh warga dan pihak kepolisian sekitar pukul 00.00 WIB atau Kamis (22/10) dini hari.

Saat ini, bayi tersebut sudah mendapat perawatan dan ditempatkan di dalam inkubator bayi diruang perawatan anak RSUD Bob Bazar. “Sudah kita lakukan perawatan secara intensif,” sebutnya.

(row)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY