Kodim 0421 Lamsel Amankan 4 Ton Pupuk Palsu

Kodim 0421 Lamsel Amankan 4 Ton Pupuk Palsu

748
0
BERBAGI

KALIANDA – Kodim 0421 Lampung Selatan (Lamsel) amankan empat ton pupuk yang diduga palsu di Kecamatan Katibung sekitar pukul 01.00 wib, Sabtu (4/6/2016). Rencananya, pupuk palsu tersebut akan diedarkan di Kabupaten Lampung Utara (Lampura).

Dandim 0421/Lamsel Letkol Armed Untoro Hariyanto melalui Pasi intel Kapten Inf Yudi Ardhi mengatakan, penangkapan pupuk ilegal itu di perjalanan saat menuju Lampura.
“Pupuk itu pas kami amankan hanya bungkusnya saja yang pupuk, tapi isinya bukan pupuk,”ungkap Kapten Yudi, Minggu (5/6/2016).
Dia menjelaskan, awal mula penangkapan pupuk ilegal tersebut sekitar pukul 16.00WIB, jumat (3/6), anggotanya mendapat informasi ada kendaraan mobil colt diesel BG 8470 JA membawa pupuk jenis SP sebanyak 36 karung.
“Anggota kami melakukan pengintaian dan penyelidikan, ternyata isi dalam karung itu bukan aslinya dan benang jahitnya sudah di ganti, pupuk itu dari wilayah Lamsel dan akan di pasarkan di daerah lampung utara,” ujarnya.
Setelah ditelusuri dari wilayah Lamsel, sambung Yudi, pupuk tersebut akan di setor salah satu kios. Namun, sebelum terjadi transaksi, pemilik kios melihat keaslian pupuk tersebut.
“Ternyata isinya palsu mengetahui pupuk itu palsu, pemilik kios nggak jadi beli, dan mobil itu berencana akan berangkat ke Lampung Utara,” imbuhnya.
Menurutnya, Anggota Pelda Joni dan Serka Roy masih membututi kendaraan tersebut, mulai dari Natar tepat pukul 21.00WIB, mobil melintasi Natar hendak kembali ke Lamsel tempat mengambil pupuk.
“Pas anggota mau mengrebek, kedua anggota menghubungi saya dan menyetop mobil itu sekitar pukul 01.00WIB Sabtu (5/6) di Katibung Lamsel, ternyata pupuk palsu sebanyak 36 paket itu milik Manalu (56) warga Babatan Katibung Lampung Selatan,” katanya.

Ilustrasi pupuk palsu
Yudi menambahkan, empat ton pupuk jenis SP sebanyak 36 pak itu langsung dibawa ke makodim 0421 LS beserta truknya untuk diamankan lebih lanjut.
“Setelah melalui proses keterangan pemilik pupuk, rencananya akan kami serahkan ke Mapolres Lamsel untuk di tindaklanjuti,” pungkasnya.
(row)