Dukungan ke Parosil-Mad Hasnurin Terus Mengalir

Dukungan ke Parosil-Mad Hasnurin Terus Mengalir

646
0
BERBAGI

LIWA – Dukungan pencalonan Parosil Mabsus sebagai bupati dan Mad Hasnurin sebagai wakil bupati Lampung Barat 2017 mendatang, terus mengalir.

Setelah sebelumnya DPP PDI Perjuangan dan DPP PAN menentukan sikap dengan mengeluarkan rekomendasi untuk mencalonkan Parosil Mabsus sebagai bupati dan Mad Hasnurin sebagai wakil bupati yang akan maju pada Februari 2017 mendatang, kini giliran PKP Indonesia memberikan sikap yang sama dengan PDI Perjuangan dan PAN.

Ketua DPK PKP Indonesia Lambar, Suhaili, didampingi sekretaris dan bendaharanya, menyerahkan secara resmi surat rekomendasi DPP PKP Indonesia kepada pasangan calon Parosil Mabsus – Mad Hasnurin, Jumat (26/8/2016).

Dukungan yang tertuang dalam surat rekomendasi PKP Indonesia,ujar Suhaili, tidak keluar dengan serta merta. PKP Indonesia Lambar, kata dia, saat ini sudah memiliki 4.681 tim sukses yang merupakan kader militan partai. Hal itu menunjukkan bahwa partai besutan Sutiyoso tersebut sudah sangat siap memenangkan Pilkada 2017.

Sebagai calon bupati, papar Suhaili, Parosil dinilai sosok yang sangat dekat dengan masyarakat juga amanah. Hal itu terbukti dengan duduknya ayah dari tiga anak itu sebagai anggota DPRD Lambar sebanyak tiga kali berturu-turut.

Sementara Mad Hasnurin, sepanjang karirnya sebagai Pegawai Negeri Sipil, mencatat riwayat yang baik dan memiliki pengalaman yang mumpuni untuk mendampingi Parosil memimpin Lambar lima tahun kedepan. “Kami sudah siap bekerja memenangkan pasangan Parosil Mabsus dan Mad Hasnurin,” ujarnya.

Ketua tim pemenangan Parosil Mabsus dan Mad Hasnurin, Edi Novial, mengatakan, semangat kemenangan semakin menyala. Namun Yang paling penting adalah bagaimana kebersamaan seluruh elemen partai mendukung dan tim pemenangan, untuk bersama-sama bekerja, mengawal, dan memenangkan Pilkada 2017. “Mari kita rapat barisan untuk bersama sama bekerja dan memenangkan Pasangan Parosil Mabsus dan Mad Hasnurin. Saya yakin Paslon ini bisa memenangkan Pilkada kalau empat kekuatan bergerak dan bersatu,” ujarnya.

Lebih lanjut Edi Novial mengatakan, dengan bersatunya tiga partai mendukung, PDI Perjuangan, PAN, dan PKP Indonesia, dan menyusul Partai Golkar, tidak menutup kemungkinan ada upaya untuk pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, untuk memecah belah. “Kita harus bersama-sama menghadapi kemungkinan kemungkinan yang akan memecah belah kebersamaan dan persatuan ini,” ungkapnya.

(noval)IMG_20160826_144251