Lagi, Jembatan Penghubung di Candipuro Jebol

Lagi, Jembatan Penghubung di Candipuro Jebol

727
0
BERBAGI

KALIANDA – Jembatan penghubung jalan raya di Dusun Candirejo, Desa Titiwangi, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan, ambrol kembali. Padahal jembatan yang berada dijalan Provinsi itu sangat vital karena menghubungkan Lampung Selatan dan Timur.

Kondisinya saat ini jembatan itu hanya bisa dilintasi sepeda motor. Sementara kendaraan roda 4 dialihkan ke arah Desa Rawaselapan menuju Desa Sinarpasemah, menggunakan jalan Poros.

Sejak pertama kali jebol, jembatan itu diperbaiki secara swadaya masyarakat dengan bahan batang kayu kelapa. Jembatan kembali putus sekitar tiga hari yang lalu, saat dilintasi truk besar menuju Lampung Timur.
“Kami sudah sekitar lima kali swadaya perbaiki jembatan ini,” ujar Yudi (33) warga sekitar, Senin (19/9).

Dikatakannya, akibat jebol jembatan itu, membuat arus lalulintas dialihkan. Akibat dialihkannya arus lalu lintas membuat kerugian besar bagi masyarakat sekitar.
“Jalan desa dan kabupaten dilintasi truk besar, akibat pengalihan jalan raya itu,” ujar dia.

Masyarakat sekitar sudah bosan dengan janji pemerintah yang katanya akan segera diperbaiki. Hingga sekitar 3 tahun, jembatan yang dibangun pada tahun 1991 itu tak kunjung diperbaiki.
“Sudah bosan dengan janji-janji manis itu. Pemerintah selalu minta diperbaiki secara swadaya sambil menunggu janji,” ujarnya.

Salah seorang pengendara sepeda motor yang melintas Hendri (46) mengatakan harus berhati-hati menggunakan jembatan itu. Karena jembatan hanya memiliki lebar sekitar 1 meter yang terbuat dari batang kelapa.
“Harus hati-hati, apalagi habis turun hujan,” ujarnya.

Dikatakannya, dengan keadaan seperti itu banyak pengendara sepeda motor yang terpeleset pada saat melintasi di jembatan itu.
“Kemarin ada ibu-ibu yang terpeleset, untung saja keadaan sungai lagi surut,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Anggota DPRD Lampung Selatan yang juga merupakan warga Kecamatan Candipuro, Syaiful Anwar membuat surat terbuka untuk Gubernur Lampung, terkait jembatan ambrol itu.
“Kami minta surat terbuka yang diunggah melalui media sosial facebook itu direspon pak gubernur,” ujarnya.

Syaiful meminta Gubernur Lampung turun kelapangan atau turun kan tim mengecek langsung jembatan yang putus tersebut.
“Minimal turunkan tim, untuk mengecek keadaan sesungguhanya,” kata anggota DPRD dari Fraksi Partai Gerindra itu.

Sementara itu, Kepala Desa Titiwangi, Sumari mengatakan sudah melaporkan kejadian tersebut ke Bina Marga Provinsi Lampung.
“Sudah saya laporkan mas, mereka berjanji akan memperbaiki bulan depan,” ujarnya.

Sambil menunggu perbaikan yang akan dilakukan Pemprov Lampung, kata dia, meminta masyarakat setempat untuk lakukan perbaikan secara swadaya.
“Jembatan harus diperbaiki sambil menunggu perbaikan dari pemerintah, tadi saya sudah koordinasi dengan pak Kadus,” ujarnya.

(row)img-20160919-wa000