Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo : Wartawan Wajib Menjadi Agen Pembangunan di...

Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo : Wartawan Wajib Menjadi Agen Pembangunan di Lampung

580
0
BERBAGI

BANDARLAMPUNG- Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengajak seluruh wartawan di Lampung menjadi agen pembangunan.

Hal tersebut dikatakan M Ridho Ficardo saat membuka secara langsung Konferensi X PWI Lampung, di Hotel Sheraton Lampung, 8 November 2016.

“Saya mengajak seluruh wartawan wajib menjadi agen pembangunan di Lampung,” ujar M Ridho Ficardo.

Ridho mengatakan, peran media dan wartawan sangat diperlukan menjaga iklim investasi untuk membantu meningkatkan perekonomian yang akhir-akhir ini mulai mengalami perlambatan.

Meski Lampung kata Ridho, mengalami peningkatan dalam perekonomian dan termasuk terbaik di Sumatera bagian selatan. Peran media dan wartawan tentu harus dinanti peran sertanya dalam mendorong laju peningkatan perekonomian yang lebih baik di masa mendatang.

“Wartawan yang profesional dan bermartabat, menjadi salah satu pendorong peningkatan perekonomian dan menjaga iklim investasi yang kondusif,” ucapnya.

Wartawan juga kata Ridho, hendaknya lebih profesional dalam menyampaikan sebuah informasi. Meskipun informasi tersebut menarik dalam pandangan jurnalistik, namun ada hal hal yang lebih penting daripada itu.

“Contoh pemberitaan soal begal, tidak harus menjadi headline di halaman utama. Jika pun harus tayang naik berita layaknya di muat dihalaman yang lain. Mengapa? Dampak dari pemberitaan tersebut membuat iklim investasi menjadi melambat. Bukan melarang membuat berita tapi lihat pemberitaan yang lebih luas manfaatnya,” ujarnya.

Ridho juga mengapresiasi pelaksanaan Konferensi X PWI Lampung. Dengan lebih banyak wartawan Lampung yang profesional dan bermartabat, maka Lampung akan lebih pesat pembangunannya dan iklim investasi menjadi lebih baik.

Ketua Umum PWI Pusat Margiono mengatakan, PWI Lampung adalah PWI terbaik secara nasional.

“Mudah-mudahan keberadaan PWI di Lampung akan lebih bermanfaat terhadap pembangunan dan berprestasi dalam meningkat kualitas para wartawan yang tergabung di PWI Lampung,” sebutnya.

Margiono menginformasikan, pada pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) yang akan dilaksanakan Februari 2017, PWI pusat dan Dwan Pers akan mengumumkan sejumlah media yang memiliki badan hukum berstandar nasional. Selain itu, PWI pusat juga akan mengumumkan seluruh wartawan yang telah bersertifikat berkompeten yang akan di masukan daftar nama para wartawannya di dalam buku putih PWI pusat.

“Saya menghimbau kedepan seluruh narasumber dalam menerima wartawan agar terlebih dahulu menanyakan asal perusahaan dan kedua pertanyakan apakah wartawan tersebut telah berkompeten. Jadi narasumber boleh untuk tidak melayani wartawan yang tidak memiliki syarat- syarat tersebut,” jelasnya.

Sementara Ketua PWI Lampung Supriyadi Alpian melaporkan, hingga saat ini kepengurusan PWI Lampung telah melakukan Pendidikan Sekolah Jurnalistik sebanyak 3 angkatan dan telah 13 kali melakukan Uji Kompentensi Wartawan. Tercatat saat ini ada 400 lebih wartawan yang telah bersertifikat kompeten.

“Kedepan hal ini akan lebih di tingkatkan,” kata Supriyadi.

Supriyadi menjelaskan, satu bulan kedepan PWI Lampung merencanakan akan kembali menggelar SJI dan UKW akan ke-4 dan angkatan ke-14.

Selain itu, pada tahun akan datang kantor cabang PWI Lampung akan dilakukan pembangunan 3 lantai.

“Khusus lantai 3 akan dijadikan sebagai sekolah Jurnalisme,” terangnya.

Tampak hadir dalam konferensi PWI Lampung tersebut yakni Bupati Pesawaran Dendi Maradona, Bupati Lamteng Mustafa, Plt Bupati Tuba Adeham dan Calon Bupati Tubaba Umar Ahmad. (awi)img_20161108_173607