Home Daerah Antoni Imam Lamar PDIP Lamsel

Antoni Imam Lamar PDIP Lamsel

52 views
0

LAMPUNG SELATAN (Lampungraya.id) – – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Antoni Imam mengikuti pencalonan sebagai Bupati Lampung Selatan, anggota F-PKS ini melangsungkan pendaftaran sebagai calon bupati Lampung Selatan di DPC PDIP Lamsel, Selasa Siang, (17/9).

Antoni yang tercatat sebagai warga Desa Sidorejo Kecamatan Sidomulyo itu tanpa perwakilan langsung datang ke kantor PDIP yang berada di Kelurahan Way Urang, Kalianda, Lamsel.

Ia datang bersama rombongan sekitar pukul 14.45WIB. Diterima langsung Ketua Tim Penjaringan DPC PDIP Lamsel Syahirul Alim.

Antoni Imam mengatakan, PKS yang belum memenuhi kuota, harus berkoalisi dengan partai lain, sehingga dirinya berniat menggandeng PDIP untuk bersama-sama membangun koalisi.

 

“Pertimbangan saya maju di Pilkada 2020, karena mendapat aspirasi dari lapisan masyarakat luas dan tekad untuk pengabdian kepada rakyat,” jelas Antoni, usai menerima formulir pendaftaran di Kantor PDIP, setempat.

Menurutnya posisinya mendaftar di PDIP ini dilakukan secara pribadi, sebab PKS masih dalam proses untuk menggelar pendaftaran. “Ini bagian dari ikhtiar, untuk membangun Lampung Selatan lebih baik lagi,”ujar mantan anggota DPRD Lampung Selatan ini.

Antoni menjelaskan, koalisi PKS dengan PDIP bukan hal yang baru di percaturan politik nasional mau pun di Lampung Selatan. Sebab, pada Pilkada lalu, di Lamsel telah menjalin koalisi antar PKS dan PDIP. “Kami kan sudah lama berkoalisi. Saya akan mengikuti tahapan apapun yang dijalankan oleh PDIP,” Katanya.

Lebih jauh dia menjelaskan, alasan dirinya mengikuti suksesi menjadi Calon Bupati Lamsel, dikarenakan selama dirinya menjadi Anggota DPRD, Ia sudah sering turun ke jalan menampung permasalahan masyarakat. Sehingga Ia akan mencoba melakukan perubahan yang lebih baik di Lamsel.

“Ya kita kan sudah tahu apa permasalahan yang dihadapi warga. Permasalahan ini harus diambil kebijakan oleh seorang Bupati. Makanya kita berniat menjadi Bupati supaya bisa mengambil kebijakan untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

(ricky)