Home Daerah Banjir Genangi Jalinsum dan Pemukiman Rumah Warga di Lampung Utara

Banjir Genangi Jalinsum dan Pemukiman Rumah Warga di Lampung Utara

290 views
0

KOTABUMI-Hujan deras yang mengguyur kabupaten Lampung Utara menyebabkan beberapa ruas jalan lintas Sumatera di kabupaten setempat tergenang banjir, Minggu (27/12/2020).

Akibatnya, ruas jalan lintas Sumatera tepatnya Desa Bumi Raya Kecamatan Abung Selatan dan Desa Kalibening, Abung Selatan, Lampung Utara mengalami kemacetan lalu lintas.

Ada dua titik banjir terparah yang menutup ruas jalan lintas Sumatera tersebut. Hasil pengamatan, banjir yang menggenangi setinggi lutut orang dewasa.

Diantaranya yakni, jalan lintas Sumatera hotel Graha Wisata Desa Kalibening, Kecamatan Abung Selatan dan Turunan Pabrik Sumpit Desa Bumi Raya Kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara.

Luapan air banjir tersebut, diduga akibat dua titik gorong-gorong yang melintas dibawah badan jalan tidak dapat menampung debit air sehingga meluap dan naik melintasi jalan lintas Sumatera tersebut.

Tidak hanya menggenangi ruas jalan lintas Sumatera, banjir juga merendam beberapa rumah warga di desa Candimas, kecamatan setempat.

Berdasarkan pres rilis Kapolsek Abung Selatan AKP Suryadinata SH mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono SIK MSI menyebutkan luapan air sungai yang melintasi dua titik Gorong-gorong di jalan lintas Sumatera dua desa di kecamatan Abung Selatan terjadi sekitar pukul. 21.30 WIB.

Air meluap melintasi badan jalan, karena diduga Gorong-gorong dibawahnya tidak mampu menampung debit air yang begitu deras.

“Akibat banjir terjadi kemacetan arus lalu lintas yang cukup panjang dari kedua arah baik dari arah Bandar Lampung maupun dari arah Kotabumi,” sebutnya dalam pres rilis yang disiarkan melalui grup WhatsApp Jurnalis Indonesia, Minggu (27/12/2020).

Dia menerangkan, saat ini sejumlah anggota satuan lalu lintas polres Lampung Utara dan anggota Polsek Abung Selatan, serta dibantu sejumlah warga masyarakat sudah berada di lokasi guna melakukan pengamanan dengan membuat satu jalur untuk kendaraan roda 4 secara bergantian melintasi jalur tersebut, dan khusus untuk sepeda motor belum bisa melewati daerah tersebut, karena tingginya air sebatas lutut orang dewasa.

“Dari hasil pengecekan belum ada korban material maupun korban jiwa akibat banjir tersebut,” tulisnya.

Berdasarkan informasi di lokasi banjir tersebut, air masih menggenangi dua titik jalan lintas Sumatera tersebut. Dan pihak kepolisian beserta warga masyarakat masih sibuk mengatur arus lalu lintas agar para pengguna jalan tidak mengalami hal yang tidak diinginkan dan tiba di tujuan dengan selamat. (Kandar)