Home Advetorial Didampingi Bupati Umar Ahmad, Wakil Ketua MPR RI Gelar Sosialisasi Empat Pilar...

Didampingi Bupati Umar Ahmad, Wakil Ketua MPR RI Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Kabupaten Tubaba

22 views
0

TUBABA-Wakil Ketua MPR-RI Ahmad Muzani menggelar sosialisasi empat pilar, di kabupaten Tulangbawang Barat.

Sosialisasi tersebut berlangsung di Sesat Agung, Komplek Islamic Center Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Senin (30/8/2021).

Wakil Ketua MPR-RI Ahmad Muzani mengatakan, di Negara Indonesia terdapat empat pilar. Yakni, Pancasila sebagai dasar negara, Undang-undang Dasar (1945) sebagai konstitusi negara, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk kenegaraan, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan.

“Keempat pilar ini merupakan sebagai tiang atau pondasi bangsa Indonesia. Keempat pilar tersebut harus selalu dijaga. Guna memperkuat satu kesatuan negara kita,” kata pria yang akrab disapa Muzani ini.

Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Gerindra ini turut mengingatkan masyarakat, tentang menjaga kesehatan sebagai benteng pencegahan perpecahan antar bangsa.

“Mari kita sama-sama menerapkan protokol kesehatan. Kendati telah mengikuti vaksinasi, masyarakat mesti tetap waspada. Karena, jika masyarakat Lampung sakit, maka Indonesia pun akan ikut sakit, begitu juga dengan daerah lainnya. Artinya kita memiliki tenggang rasa. Harus saling mengingatkan, agar kita selalu kuat dalam satu kesatuan,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Tubaba Umar Ahmad menyampaikan, ucapan selamat datang kepada Wakil Ketua MPR-RI Ahmad Muzani beserta rombongannya.

Dalam kesempatan itu, Umar mengatakan, masyarakat Lampung sebenarnya sudah sejak lama mengaplikasikan Pancasila sebagai dasar kehidupan. Yang termaktub dalam falsafah masyarakat Lampung yang bernama piil pesengiri.

“Kalau bicara soal Pancasila, masyarakat Lampung sudah mengenal sifat-sifat dasar negara tersebut. Seperti poin-poin yang tercantum dalam Piil Pesengiri. Sebagai contoh seperti Sakai Sambayan, dalam pengertian secara etimologi, artinya gotong royong saling bantu membantu. Yang sama nilainya dengan Sila ke 3 Pancasila, Persatuan Indonesia,” pungkasnya. (ADV)