Home Daerah Innalillahi, Politikus Partai Demokrat Asal Lampung Utara Tutup Usia Karena Sakit

Innalillahi, Politikus Partai Demokrat Asal Lampung Utara Tutup Usia Karena Sakit

376 views
0

KOTABUMI-Politikus Partai Demokrat yang juga anggota DPRD Kabupaten Lampung Utara, Edi Sarnobi meninggal dunia.

Kabar meninggalnya, Edi Sarnubi mengejutkan banyak pihak, khususnya warga seantero daerah pemilihan empat (Dapil IV) kecamatan Sungkai, kabupaten Lampung Utara, Sabtu (13/03/2021).

Ungkapan duka mendalam disampaikan berbagai elemen masyarakat, atas wafatnya Edi Sarnobi, anggota Komisi 3 DPRD Lampung Utara dari Fraksi Partai Demokrat ini.

“Innalillahi wainnailaihirojiun, telah meninggal dunia sahabat kami Edi Sarnubi anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Lampung Utara,” tulis Nurdin Habim dalam akun Facebook nya.

Kemudian Nurdin Habim menyampaikan rasa haru dan sedih, dimana Nurdin mengisahkan, “Baru saja meninggal anaknya lebih kurang 20 hari yang lalu dan kemudian meninggal juga istrinya lebih kurang 10 hari yang lalu, hari ini meninggal lagi suaminya atau ayahnya (Edi Sarnobi).

“Semoga ya Allah anak dan ibu dan bapaknya bertiga ditempatkan di surga yang mulia ya Allah dan putrinya hanya satu agar tabah menerima ujian ini ya allah…Amiin Allahumma Aamiin,” ungkapan belasungkawa dari Wakil Ketua I DPRD Lampura dari Fraksi Gerindra, Nurdin Habim.

Tidak hanya itu, ungkapan duka mendalam juga disampaikan oleh Ketua DPC Partai Demokrat Lampung Utara, Muhammad Yusrizal, ST.

Mantan Ketua DPRD Lampung Utara, M Yusrizal, mengatakan bila wafatnya Edi Sarnubi, Partai Demokrat Lampung Utara kehilangan sosok kader gigih dan terbaik.

Dimata M. Yusrizal, almarhum Edi Sarnobi adalah kader yang memiliki loyalitas dan perjuangan tinggi.

“Semoga Allah menempatkannya di surga,” doanya.

Sementara, Plt. Sekretaris Dewan (Sekwan) kabupaten Lampung Utara, Salahudin juga sampaikan ungkapan belasungkawa atas wafatnya Edi Sarnobi.

“Bagian Humas tadi sudah kirim karangan bunga ungkapan belasungkawa. Semoga Almarhum Edi Sarnubi Husnul Khotimah,” kata Salahudin. (kandar)