Home Daerah Jalin Kesehatan, LAZISNU Pringsewu Kembali Teken MoU dengan Dokter dan Bidan

Jalin Kesehatan, LAZISNU Pringsewu Kembali Teken MoU dengan Dokter dan Bidan

44 views
0

PRINGSEWU,LAMPUNGRAYA.ID – Bertempat di Aula Gedung NU Kabupaten Pringsewu, Minggu (23/08/20) Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pringsewu teken nota kesepahaman (MoU) dengan dokter dan juga para bidan.

Penandatanganan MoU ini dalam rangka melanjutkan program jalin kesehatan (berobat gratis) yang menjadi program dari LAZISNU Kabupaten Pringsewu.

Khaeruddin.,S.Ag., Ketua LAZISNU Kabupaten Pringsewu mengatakan, pogram jalin kesehatan LAZISNU mulai berjalan di awal tahun 2018-2019.

“Untuk di tahun ini merupakan program jalin kesehatan tahap ke-II, khusus wilayan Kecamatan Pringsewu dan Pagelaran. Sementara, untuk dua kecamatan lain seperti Gadingrejo dan Ambarawa, kita sudah siap namun masih menunggu proses loby dengan dokter dan bidan yang siap bekerjasama”, jelas Khairuddin, usai penandatanganan MoU  dengan perwakilan dokter dan bidan.

Manager Eksekutif yang juga Wakil Bendahara LAZISNU Kabupaten Pringsewu, M.Kabul Muliarto mengatakan, LAZISNU merupakan lembaga sosial keagamaan yang mengelola Zakat, Infaq dan Shadaqoh yang ditasyarufkan untuk kemaslahatan ummat.

Lembaga yang bergerak di filantropi sekala Nasional ini debut Kabul, mendapat legalitas dari Kep.Menag.RI dengan Nomer : 255/2016.

“Di tahun 2016 hingga 2018, LAZISNU berdiri diatas 4 pilar program peduli yakni Pendidikan, Kesehatan, UMKM dan Bencana Alam. Namun, sesuai dengan keputusan Rakornas LAZISNU di Ponpes Diponegoro, Jogjakarta. Pemanfaatan program kemudian dikembangkan menjadi 9 pilar LAZISNU yang dikemas dengan sebutan KAMPUNG NUSANTARA”, papar Kabul.

LAZISNU Kabupaten Pringsewu mulai aktif melaksanakan penghimpunan Zakat, Infaq dan Shadaqoh dari tahun 2018 melalui program Koin Pondasi Akhirat.

Kata KOIN sendiri lanjut Kabul memiliki akronomin dari Kotak INfaq yang mengandung filosof, belajar peduli berinfaq dengan ikhlas dari nominal terkecil mata uang republik Indonesia.

“Untuk program pemanfaatan/pentasyarufan di LAZISNU Kabupaten Pringsewu di bagi kedalam tiga (3) yaitu ; Program Jangka Panjang, Program Jangka Menengah dan Program Jangka Pendek. Kesemua dari program tersebut manfaatnya kini sudah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat”, terang Kabul. (Ful)