Home Daerah Jembatan Way Sima, Dibangun Ugal-ugalan Diperbaiki Asal-asalan

Jembatan Way Sima, Dibangun Ugal-ugalan Diperbaiki Asal-asalan

208 views
0

PALAS – Pembangunan jembatan Way Sima di Kecamatan Palas senilai Rp1.075.268.622 dinilai dikerjakan ugal-ugalan dengan tidak sesuai spesifikasi. Karena hanya dalam hitungan minggu saja, fondasi talud sudah jebol tanpa ekses alam mau pun mobilitas tonase kendaraan. 

Kondisi ini makin diperburuk dengan perbaikan kerusakan yang dikerjakan asal-asalan saja oleh pihak penanggung jawab.

Betapa tidak, dari pantauan dapat dilihat kerusakan ada di 3 titik bangunan talud, yakni fondasi, turap atau dinding penahan tanah dan jalan permukaan talud.

Namun, sejumlah pekerja yang ditemukan di lokasi saat sedang melakukan perbaikan hanya melakukan tambal-sulam saja. Pihak penanggung jawab tidak memperbaiki fondasi yang ambruk. Dengan cara membangun ulang fondasi yang sesuai dengan spesifikasi.

Pekerja terlihat hanya menambal dinding turap dengan cara menyemen bagian yang keropos, tanpa melakukan pemadatan tanah urugan dan penambahan saluran air di dinding turap.

Sejumlah pekerja di lapangan pun bergeming saat ditanya wartawan. Tak satu pun komentar terlontar dari para pekerja itu seolah cuek dan asik bekerja.

“Ya itu yang jebol, harusnya urugan tanah di ulang, karena jelas keropos karena tidak dilakukan pemadatan. Begitu hujan, tanah jadi padat dan turun. Karena air ngak bisa keluar dari talud, makanya jebol ke talud. Itu lubang nafas atau saluran airnya kurang Mas, suruh tambah. Kalau tidak, ya kalau hujan lagi dikhawatirkan air bakalan jebolin lagi talud karena air tidak tersalur secara benar,” kata seorang kontraktor yang cukup kondang di Lampung Selatan ini, Kamis (2/1/2020).

Sementara Pengawas PU, Sabroni saat dihubungi membenarkan rekanan pelaksana kegiatan sedang memperbaiki kerusakan di lapangan. Namun begitu, dia mengakui tidak mengawasi perbaikan tersebut secara langsung, karena sudah ada konsultan pengawas yang mengawasi perbaikan di lokasi.

“Lagi perbaiki dan sudah ada konsultan pengawasnya. Rencana besok kita habis Jumat (baru) ke lokasi,” sebut Sabroni dalam pesan balasan WhatsApp ke LR, Kamis malam.

(row)