Home Pendidikan Kampanye di Penengahan, Hipni Tegaskan Program ‘Lampung Selatan Care’

Kampanye di Penengahan, Hipni Tegaskan Program ‘Lampung Selatan Care’

68 views
0

LAMPUNG SELATAN — Ditengah kesibukan kampanye Calon Bupati (Cabup) Lampung Selatan H. Hipni, SE menyempatkan diri sambangi kediaman kaum Dhuafa di Desa Rawi, Dusun Rawi rt/rw 05/02 Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan.

Diketahui Abdullatif (63) kaum Dhuafa itu tinggal sebatang kara di kediamannya tersebut. Hipni saat menyambangi berikan santunan dan mengakatan dirinya sengaja mampir karena mendengar dari salah satu warga bahwa ada yang sedang sakit.

“Tadi ada yang nyampein ke saya, ada tetangganya sedang sakit dan tinggal sendiri di rumahnya. Makanya kita sempatkan untuk mampir, kami doakan semoga beliau cepat sembuh di angkat penyakitnya oleh Allah,” kata Hipni mantan anggota DPRD Lamsel 2 Priode itu.

Abdullatif kaum Dhuafa mengatakan, dirinya berterimakasih sudah di perhatikan oleh Cabup.

“Saya udah kenal lama sama nak Hipni, saya gak nyangka dia bakal mampir kerumah ini. Terimakasih atas perhatiannya sudah menengok saya yang lagi sakit, semoga nak Hipni terpilih menjadi Bupati yang amanah,” tutur Abdullatif sembari di amini oleh masyarakat dan simpatis Himel.

Dirinya juga mengatakan, bahwa dia tinggal seorang diri di kediamannya.

“Saya tinggal sendiri, anak sudah berkeluarga, kalau makan alhamdulilah ada tetangga yang suka merhatiin dan anak juga selalu merhatiin,” ucapnya.

Perlu diketahui pasangan Hipni – Melin mempunyai program “LAMPUNG SELATAN CARE”

“Kami turun ke masyarakat dari kecamatan ke Kecamatan Desa ke Desa hingga rumah kerumah baik sebelum masa kampanye ataupun saat kampanye di titik ke 150 dari 2000 titik yang kami rencanakan. Kami melihat masih banyak sekali layanan dasar masyarakat yang tidak maksimal dirasakan terutama pada layanan Kesehatan, banyak sekali masyarakat yang sakit, jompo tidak mampu berobat, bahkan terputus pengobatannya ditengah jalan dengan alasan biaya. Dalam perjalanan dari satu titik ke titik berikutnya saya manarik kesimpulan besar bahwa layanan dasar Kesehatan masyarakat tidak bisa di Generalkan soslusi nya dengan hanya punya kartu BPJS Kesehatan/ KIS, toh nyata nya di lapangan banyak orang sakit punya BPJS tapi enggan berobat dengan alasan biaya hidup, operasional dan tidak adanya pendampingan bahkan ada masyarakat yang belum tahu cara menggunakan kartu BPJS atau KIS yang mereka miliki.
Program pusat BPJS / KIS harus di kolaborasikan dengan pelayanan humanis banyak elemen untuk memaksimalkan layanan dasar Kesehatan untuk masyarakat, kita sebut saja judul besar dari program ini yaitu LAMPUNG SELATAN CARE,” unjar Hipni pengusaha muda asal Palas tersebut.

“Dalam hal ini kami bertekad untuk mengutamakan kemanusiaan diatas birokrasi dan regulasi apapun. Masyarakat harus bisa berobat walau belum memiliki KIS dan hanya memiliki KTP. Kami akan wujudkan program “ Menjemput Pasien yang Sakit dan Menghantarkan pulang Ketika sehat”,jelasnya.

Kemudian, lanjut Putra asli Palas ini menuturkan, “Ini program yang cukup rasional bila semua elemen dapat berkolaborasi, kita akan siapkan 17 Ambulan GRATIS dengan standard Kesehatan yang memadai yang standby disetiap kecamatan 1 ambulan diluar ambulan Puskesmas kecamatan yang akan mobile berkeliling melakukan pelayanan antar jemput pasien, dan di dukung oleh layanan ambulan yang ada di setiap desa. Kami akan siapkan SDM/ tenaga medis perawat dan atau dokter pelayan masyarakat yang bertugas khusus melayani Bersama ambulan tersebut, tentu yang diluar tugas di Puskesmas,” tambahnya.

Dirinya juga menambahkan jika di amanakan menjadi Bupati pihaknya akan kolaborasikan program layanan Kesehatan masyarakat ini Bersama TNI, POLRI.

“Melalui Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas serta para relawan-relawan yang bergerak di bidang sosial Kesehatan hingga Karang taruna desa, untuk saling menginformasikan dan mendampingi masyarakat yang membutuhkan pelayanan cepat,” ungkapnya.

Menurut Hipni yang perna juga jabat Kepala Desa itu, Lampung Selatan tidak kekurangan pemuda kreatif dibidang digital, Lampung Selatan tidak kekurangan pemuda yang berjiwa sosial maka saatnya kita berkolaborasi.

“Pemerintah akan memfasilitiasi untuk mendigitalisasi dengan basis aplikasi semua layanan dasar masyarakat terutama di Kesehatan, maka tidak adalagi masayarakat yang tidak bisa berobat. Pihak Desa, Pemuda Karang Taruna, Relawan Sosial kemanusiaan, TNI, POLRI bisa saling memberikan informasi lalu sekali Klik melalui aplikasi maka layanan datang,” pungkasnya. (Row)