Home Daerah Menyulut Reaksi Penolakan, Pembongkaran Tugu PKD Ambarawa Urung Dilaksanakan

Menyulut Reaksi Penolakan, Pembongkaran Tugu PKD Ambarawa Urung Dilaksanakan

76 views
0
Perangkat Pekon, perwakilan tokoh masyarakat saat berembuk soal disain dari rencana pengembangan Tugu PKD yang sebelumnya mendapat reaksi penolakan, bilamana harus dibongkar

AMBARAWA – Rencana pembongkaran Tugu PKD (Pos Keamanan Desa) yang berada di persimpangan jalan di lingkungan Pasar Ambarawa, Pekon Ambarawa, Kecamatan Ambarawa, akhirnya urung dilaksanakan.

Pembatalan pembongkaran terhadap Tugu bernilai historis ini menyusul adanya, reaksi penolakan dari sejumlah tokoh masyarakat dan juga pemuda.

“Ambarawa ini bukan miliknya pak carik, miliknya pak huda, milik ketua BHP, tapi milik masyarakat ambarawa”, tandas Heru, salah seorang tokoh masyarakat dalam kesempatan rapat membahas soal rencana pembongkaran Tugu PKD, Kamis (12/03/2020) di balai pekon setempat.

Pernyataan senada juga disampaikan Gunis, tokoh pemuda setempat yang merasa keberatan, bila Tugu PKD harus di bongkar.

“Kalau tujuannya hanya sebatas memperindah bangunan, kami sangat mendukung. Tapi, kalau harus di bongkar dan membuat bangunan tugu baru, kami sangat keberatan”, ucap Gunis.

Forum rapat musyawarah yang dihadiri 28 warga dan tokoh masyarakat ini, akhirnya menyepakati pembatalan pembongkaran Tugu PKD, dengan tujuan guna menjaga keaslian dari bangunan yang ada.

Slamet HS, Ketua BHP Pekon Ambarawa meminta, penambahan ornamen pada bangunan Tugu PKD guna memperindah bangunan yang ada idak lantas menghilangkan nilai sejarah yang terkandung didalamnya.

“Silahkan, buat bangunannya yang terbaik, dengan penuh makna”, sebut Slamet.

Menurut Slamet, lokasi dimana bangunan tugu berdiri, dahulunya merupakan pos keamanan desa. “Saat saya masih kecil dulu, setiap kegiatan akan dipusatkan disini. Makanya, banyak nilai sejarah dari pembangunan Tugu PKD ini”, ungkap Slamet.

Usai bermusyawarah, perangkat pekon bersama perwakilan warga, tokoh masyarakat dan pemuda langsung menuju lokasi Tugu PKD yang selesai di bangun di jaman Kepala Desa Noto Subarjo, pada 17-8-1964. (Ful)