Beranda Daerah Pemudik Kena Jambret

Pemudik Kena Jambret

47 views
0

BAKAUHENI – Terjadi Peristiwa penjambretan pada pemudik terjadi di Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, pada Selasa (4/6/2019) 00.01 WIB dini hari.

Saat itu, Ibeng dan Maria yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio hendak pulang ke Desa Gandri, Kecamatan Ketapang. Ketika melintas di Jalur Lintas Timur (Jalintim) di Desa Ruguk, Maria dan Ibenk melihat ada 4 orang tak dikenal sedang duduk di pinggir Jalintim.

Setelah melaju sekitar 100 meter dari tempat mereka melihat ke 4 orang itu.Tak lama kemudian 4 orang itu mengejar Ibeng dan Maria dengan menggunakan 2 sepeda motor Yamaha Vixion dan Jupiter MX. setelah itu, dua pelaku yang menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion menendang sepeda motor yang dikendarai Maria dan Ibeng sembari mencabut kunci motor.

Saat sepeda motor keduanya terjatuh, seorang pelaku menarik tas yang digunakan Maria sembari mengancam akan mengambil barang miliknya. Maria mengatakan pelaku juga sempat mencoba menusukan senjata tajam kepada Ibeng.

“Pelaku teriak, mana tas kamu katanya. Kedua pelaku membawa senjata tajam semua,” katanya.

Ibeng dan Maria beruntung. Pasalnya, tak berapa lama setelah kejadian itu rombongan kendaraan mobil melintas di lokasi kejadian. Kedua pelaku langsung melarikan diri dengan membawa tas milik Maria yang berisikan alat-alat kosmetik. Sementara tas yang berisi barang berharga tak ikut diambil oleh pelaku.

“Untungnya uang tunai dan barang berharga disembunyikan di dalam tas selampamg dalam baju, Mas. Jadi yang ketarik tas backpack isi kosmetik sama peralatan wanita,” katanya.

Widi (32), sepupu Maria, mengatakan bahwa kejadian itu membuat saudaranya shock. Widi mengatakan bahwa Maria dan Ibeng belum sempat melapor ke polisi. Sebab, pada waktu dini hari itu pos pengamanan di Simpang Lima Ketapang sepi petugas.

Peristiwa ini pun menjadi tamparan keras bagi Polres Lampung Selatan karena tak mampu mengatasi tindakan kriminal. Padahal,Polres Lamsel telah menjamin keselamatan pemudik dengan mengerahkan ratusan pasukan yang ditempatkan di titik-titik rawan. 

(ayi)