Home Daerah Puskesos Margodadi, Kecamatan Ambarawa Monev Progres Realisasi Bansos RS RTLH

Puskesos Margodadi, Kecamatan Ambarawa Monev Progres Realisasi Bansos RS RTLH

78 views
0

AMBARAWA – Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Madani, Pekon Margodadi, Kecamatan Ambarawa lakukan monitoring dan evaluasi (Monev) progres rehab rumah tidak layak huni bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima Bantuan Sosial (Bansos) Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) yang bersumber dari APBD Kabupaten Pringsewu Tahun 2020.

“Untuk di Pekon Margodadi, ada 3 KPM yang mendapatkan alokasi bantuan dari Pemkab Pringsewu di tahun ini. Masing-masing KPM mendapatkan 15 juta rupiah yang ditransfer ke rekening KPM masing-masing”, jelas Heri Purnomo, Koordinator Puskesos Madani kepada wartawan¬† Lampungraya.id., Sabtu (12/09/20)

Menurut Heri, program Bansos RS RTLH sebesar Rp15 juta tersebut diperuntukan guna merehab rumah KPM. “Jadi, dari dana tersebut kemudian dibelanjakan material sesuai dengan kebutuhan”, sebut Heri.

Agus Purnomo, Kasi Identifikasi dan Penguatan Kapasitas Sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pringsewu mengatakan, sebelum akhirnya Bansos RS RTLH diterima dan realisasikan, Puskesos Madani terlebih dahulu mengusulkan dan melakukan verifikasi dan validitasi (Verval) awal.

“Untuk bisa mengakses program Bansos RS RTLH ini, semua calon penerima harus masuk kategori fakir miskin. Mereka juga harus memiliki tanah sendiri serta¬† terdaftar pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)”, jelas Agus.

Didi Handoko, Kepala Pekon Margodadi menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian yang sudah diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu kepada warganya.

“Mewakili masyarakat, saya ucapkan terimakasih atas bantuan dan perhatian yang sudah diberikan. Bantuan ini cukup membantu warga untuk visa memilili rumah yang layak huni”, ucap Handoko.

Saat Monev, Tim Puskesos Madani bersama Bhabinsa Pekon Margodadi, Serda Aan Andriyana, memantau proses peningkatan kualitas hunian di 3 (tiga) titik lokasi penerima bantuan. Masing-masing, ibu Wagiyah dan Suriyanti di Dusun II serta Ibu Satem di Dusun III. (Ful)