Beranda Politik Rycko Menoza Kembalikan Berkas ke Golkar

Rycko Menoza Kembalikan Berkas ke Golkar

65 views
0

BANDARLAMPUNG — Bakal Calon Walikota Bandarlampung, Rycko Menoza SZP mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan ke Kantor DPD II Partai Golkar Bandarlampung, Senin (21/10/19).

Pengembalian formulir tersebut didampingi oleh sejumlah perwakilan relawan dan pendukungnya yang diterima langsung oleh Ketua DPD II Golkar Bandarlampung, Yuhadi, tim penjaringan serta sejumlah anggota DPRD Kota Bandarlampung dari Fraksi Golkar.

Ketua DPD II Partai Golkar Bandarlampung, Yuhadi mengatakan pihaknya melakukan penjaringan sesuai dengan mekanisme Partai Golkar. Artinya meskipun Rycko Menoza merupakan bagian dari partai tetapi semua bakal calon mendapatkan perlakuan yang sama dan bisa mengikuti penjaringan melalui partai tersebut.

Terkait sosok Rycko, kata dia, sudah tidak diragukan lagi kemampuan dan integritasnya, dari pengalamannya memimpin daerah maupun organisasi, pendidikan yang dibutuhkan untuk membangun Kota Bandarlampung.

“Sudah tidak diragukan lagi kemampuan dan integritasnya. Masalah nanti ini perjuangan kader nanti keputusan ada di DPP, tapi saya yakin Pak Rycko nanti mampu menjalin komunikasi,” tambahnya.

Sementara itu, Rycko Menoza mengatakan dirinya maju pada Pilwakot Bandarlampung tidak hanya modal nekat dan coba-coba tetapi karena tinggal di Bandarlampung maka berkeinginan untuk memajukan Kota Bandarlampung.

“Datuk saya pernah memimpin Bandarlampung, ayah saya pernah menjadi Gubernur Lampung dan pernah menjabat kepala kepolisian Bandarlampung, tentu sebagai keturunannya juga berkeinginan untuk ikut memajukan Bandarlampung,” kata Rycko.

Bicara masalah integritas, lanjutnya, silahkan masyarakat menilai saat memimpin Lampung Selatan bagaama kemajuan pembangunannya dan tidak pernah bermasalah dengan hukum begitu juga dengan ayahnya yang pernah menjabat dua periode sebagai gubernur Lampung.

“Track record bakal calon juga sangat menentukan bagaimana integritas seorang calon pemimpin dengan banyaknya kasus OTT,” tambahnya.

(row)