Home Pendidikan Semangat H. Hipni di Tengah Guyuran Hujan Untuk Sapa Masyarakat Sragi

Semangat H. Hipni di Tengah Guyuran Hujan Untuk Sapa Masyarakat Sragi

44 views
0

LAMPUNG SELATAN — Meski di guyur hujan, tak menyurutkan niat warga Kecamatan Sragi untuk bertemu Calon Bupati (Cabup) Lampung Selatan nomer urut 3 H. Hipni, SE. Yang berpasangan dengan Melin Hariyani Wijaya pada pagi hari ini.

Titik kampanye pertama diguyur hujan di Desa Mandalasari, Dusun Mekarsari Rt 01 Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Kamis (22/10/2020) sekira pukul 09.00 WIB meski begitu Cabup nomer urut 3 ini tetap semangat melihat antusias warga tetap semangat di tengah guyuran hujan. Hipni sampaikan Visi-Misi di 12 Titik yang ada di Kecamatan Sragi.

Seperti kampanye tatap muka sebelumnya, Paslon pemilik jargon “Mari Bangkit” tersebut tampa henti-hentinya mengingatkan kemasyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah.

“Dimasa pandemi Covid-19 saat ini kita harus patuhi protokol kesehatan seperti, jaga jarak, memakai masker dan jangan lupa mencuci tangan,” kata Hipni putra asli Kecamatan Palas itu.

Dikecamatan Sragi dirinya juga menyampaikan segelintir Visi-Misi diantaranya program “Lampung Selatan Care,” terkait pelayanan kesehatan.

“Nanti akan kita adakan 17 unit mobil rumah sakit jalan masing masing Kecamatan satu, sehingga dapat menjangkau masyarakat yang memikiki hak pelayanan kesehatan.” tambahnya

Menurut Hipni yang berpasangan dengan Melin warga Natar itu, setelah turun ke masyarakat dari kecamatan ke kecamatan desa ke desa, hingga rumah kerumah, baik sebelum masa kampanye ataupun saat kampanye di titik ke 150 dari 2000 titik yang kami rencanakan.

“Kami melihat masih banyak sekali layanan dasar masyarakat yang tidak maksimal dirasakan terutama pada layanan Kesehatan, banyak sekali masyarakat yang sakit, jompo tidak mampu berobat, bahkan terputus pengobatannya ditengah jalan dengan alasan biaya,” ucapnya.

Dalam perjalanan dari satu titik ke titik berikutnya, saya manarik kesimpulan besar, bahwa layanan dasar Kesehatan masyarakat tidak bisa di Generalkan soslusi nya dengan hanya punya kartu BPJS Kesehatan/ KIS.

“Toh nyata nya di lapangan banyak orang sakit punya BPJS tapi enggan berobat dengan alasan biaya hidup , operasional dan tidak adanya pendampingan bahkan ada masyarakat yang belum tahu cara menggunakan kartu BPJS atau KIS yang mereka miliki,” unjar Pemilik jargon Mari Bangkit

Menurutnya, Program pusat BPJS / KIS harus di kolaborasikan dengan pelayanan humanis banyak elemen untuk memaksimalkan layanan dasar Kesehatan untuk masyarakat, kita sebut saja judul besar dari program ini yaitu “ LAMPUNG SELATAN CARE “

Untuk itu kami bertekad untuk mengutamakan Kemanusiaan diatas birokrasi dan regulasi apapun.
Masyarakat harus bisa berobat walau belum memiliki KIS dan hanya memiliki KTP. Kami akan wujudkan program “ Menjemput Pasien yang Sakit dan Menghantarkan pulang Ketika sehat”
Ini program yang cukup rasional bila semua elemen dapat berkolaborasi, Kita akan siapkan 17 Ambulan GRATIS dengan standard Kesehatan yang memadai yang standby disetiap kecamatan 1 ambulan diluar ambulan Puskesmas kecamatan yang akan mobile berkeliling melakukan pelayanan antar jemput pasien, dan di dukung oleh layanan ambulan yang ada di setiap desa.

” Kami akan siapkan SDM/ tenaga medis perawat dan atau dokter pelayan masyarakat yang bertugas khusus melayani Bersama ambulan tersebut, tentu yang dIluar tugas di Puskesmas. Kita akan kolaborasikan program layanan Kesehatan masyarakat ini Bersama TNI, POLRI melalui Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas serta para relawan-relawan yang bergerak di bidang sosial Kesehatan serta Karang taruna desa, untuk saling menginformasikan dan mendampingi masyarakat yang membutuhkan pelayanan cepat.” Lanjutnya

“Lampung Selatan tidak kekurangan pemuda kreatif dibidang digital, Lampung Selatan tidak kekurangan pemuda yang berjiwa sosial maka saatnya kita berkolaborasi. Pemerintah akan memfasilitiasi untuk mendigitalisasi dengan basis aplikasi semua layanan dasar masyarakat terutama di Kesehatan, maka tidak ada lagi masayarakat yang tidak bisa berobat. Pihak Desa, Pemuda Karang Taruna, Relawan Sosial kemanusiaan, TNI, POLRI bisa saling memberikan informasi lalu sekali Klik melalui aplikasi maka layanan datang.

“Oleh karena itu saya mohon do’a serta dukungannya pada 9 Desember 2020 nanti,agar program pelayanan ini dapat berjalan.pungkasnya.

Adapun ke 12 titik di Kecamatan Sragi
– Desa Mandalasari Dusun Mekarsari
– Desa Mandalasari Dusun Srikaton
– Desa Mandalasari Dusun Mekarsari 2
– Desa Mandalasari Dusun Mekarsari 1
– Desa Baktirasa Dusun Ciptarasa
– Desa Baktirasa Dusun Simpangsari
– Desa Baktirasa Sragi
– Desa Baktirasa Dusun Karang Jaya
– Desa Sukapura Dusun Tamanbakti
– Desa Sukapura Dusun Muktisari
– Desa Sukapura Dusun Purwamukti
– Desa Sukapura Dusun Mekarsari.
(Row)