Home Daerah Semua Calon Petahana di Pilkati Tubaba Tumbang

Semua Calon Petahana di Pilkati Tubaba Tumbang

6 views
0

TUBABA-Semua calon petahana yang tampil di pemilihan kepala tiyuh tiga kecamatan dan lima tiyuh di kabupaten Tulangbawang Barat, tersingkir.

Dari lima Pilkati, empat diantaranya diikuti oleh petahana. Keempat petahana tumbang di Pilkati yang digelar serentak, Rabu (16/12/2020).

Perolehan suara mereka tidak berdaya dibuat oleh para penantangnya yang rata-rata wajah baru.

Terbaru adalah hasil Pilkati Panaragan dan Mulya Kencana kecamatan Tulangbawang Tengah yang baru selesai Rabu malam (16/12/2020) sekitar pukul. 22.30 WIB.

Hasil pantauan pada Pilkati Panaragan Fajar Ahmad Efendi calon nomor urut 3 berhasil keluar sebagai pemenang dengan memperoleh sebanyak 1.232 suara, dengan menyingkirkan para pesaingnya termasuk calon nomor urut 1 petahana Zaibun yang memperoleh sebanyak 1.175 suara.

Sedangkan, calon nomor urut 2 Bursyah berada di urutan perolehan suara ketiga dengan memperoleh sebanyak 1.072 suara.

Untuk diketahui Pilkati Panaragan memperebutkan suara sebanyak 4.194, dengan rincian suara sah sebanyak 3.476, tidak sah 26 dan golput 689.

Sementara, di Pilkati Mulya Kencana Tulangbawang Tengah, calon nomor urut 5 Suyanta di luar dugaan berhasil meraup suara sebanyak 969.

Suyanta berhasil menyingkirkan lawan-lawannya yakni calon no urut 1 Zainal Arifin memperoleh 995 suara, calon no urut 2 Rian Purwanto 429, calon no urut 3 Sumaryanto 732, calon no urut 4 Joni Andrian 165.

Dengan begitu, semua calon petahana yang tampil di pemilihan kepala tiyuh di kabupaten setempat, tidak satupun berhasil melanjutkan kepemimpinan untuk periode berikutnya.

“Gagalnya para petahana banyak disebabkan kurang baiknya mengelola dana desa, masyarakat sudah cerdas melakukan perubahan terhadap tiyuhnya masing-masing,” ujar Edison BR salah seorang warga Tubaba.

Sementara dari hasil pengamatan Headlinelampung seluruh Pilkati di Tubaba berjalan damai, aman dan nyaman. Hingga pemilihan selesai tidak ada peristiwa atau kejadian yang mengganggu dalam pelaksanaan proses Pilkati. (Holidin)