Beranda Daerah Serangan Wereng Masif, Petani di Ambarawa dibuat Kelimpungan

Serangan Wereng Masif, Petani di Ambarawa dibuat Kelimpungan

64 views
0
Beginilah, kondisi tanaman padi di ambarawa Timur yang terserang wereng

AMBARAWA – Masyarakat tani di wilayah Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu dibuat kelimpungan dengan munculnya serangan hama wereng.

Meski berbagai upaya pengendalian secara swadaya sudah dilakukan, namun hal itu belum bisa melokalisir serangan yang terjadi.

Misino, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Margo Agung Pekon Margodadi menjelaskan, sedikitnya lima (5) hektar hamparan sawah diwilayahnya terserang wereng.

“Serangan wereng terjadi sudah sekitar 15 hari ini. Awalnya petani memang tidak percaya, apalagi sekarang lagi kondisi kemarau”, ungkap Misino kepada wartawan lampungraya.id, Selasa (06/08).

Menurut Misino, tanaman padi yang terserang wereng, rata-rata yang ditanam saat bulan puasa kemaren.

“Selain hama wereng, tanaman padi disini juga ada yang terserang hama blass. Tanaman padi yang terkena blass, rata-rata yang ditanam setelah lebaran”, papar Misino yang juga sebagai Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sri Makmur VI.

Misino mengemukakan, rata-rata varietas padi yang terserang wereng yakni melati dan ciherang, dengan intensitas serangan sudah mencapai pucuk tanaman.

“Untuk usia tanam, sudah dua bulan lebih. Tanaman padi juga sudah pada bunting”, beber Misino.

Serangan hama wereng juga dialami tanaman padi di wilayah Pekon Ambarawa Timur.

Bahkan, akibat tinggi dan massifnya serangan wereng, sekitar lima (5) hektar sawah mengering dan tidak bisa di selamatkan.

“Kalau disini (ambarawa timur), serangan hama wereng cukup parah pak. Banyak tanaman padi disini yang mati, batang dan daunnya menjadi kecoklat-coklatan”, ungkap Ma’ruf, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Pelita Muda di Pekon Ambarawa Timur.

Menurut Ma’ruf, hampir merata tanaman padi diwilayahnya terserang wereng. “Kalau disini, untuk varietasnya ciherang yang terkena serangan. Benih padi kita tanam saat bulan puasa kemaren”, sebut Ma’ruf.

Kondisi yang sama juga dialami tanaman padi diwilayah Pekon Sumberagung.

Meski serangan wereng diwilayah ini masih dalam intensitas sedang, namun petani diwilayah ini cukup dibuat kerepotan.

“Kalau untuk disini, merata. Tanaman padi sudah keluar bulir dan mulai berisi. Tanggal 25 agustus nanti, rencananya kita mulai panen”, ucap Selamet, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sumber Tani IX di Pekon Sumberagung.

Selain serangan wereng menyerang tanaman padi di wilayah Margodadi, Ambarawa Timur dan Sumberagung. Informasi lain yang berhasil dihimpun dari sejumlah sumber menyebutkan, kalau serangan hama wereng merata terjadi pada tanaman padi di wilayah Kecamatan Ambarawa. (Ful).