Home Daerah Soal Banjir Kota Bandar Lampung, Ini Yang Dikatakan Rycko Menoza

Soal Banjir Kota Bandar Lampung, Ini Yang Dikatakan Rycko Menoza

111 views
0

BANDARLAMPUNG – Bakal Calon Walikota Bandarlampung Rycko Menoza SZP mengatakan bencana banjir membutuhkan penanganan serius karena terjadi setiap musim hujan datang di kota tersebut.

Menurutnya, selain masalah sampah penyebab banjir adalah tata kota yang membutuhkan pembenahan oleh pemerintah seperti pembenahan saluran air (drainase) juga tidak ada normalisasi sungai-sungai di kota tersebut.

Hal tersebut, kata dia, perlu antisipasi bersama oleh pemerintah sebelum musim hujan datang tepatnya saat musim kemarau beberapa waktu lalu.

“Penanganan seharusnya sebelum musim hujan datang dimana debit air sedikit, seperti pembersihan sampah dan normalisasi sungai yang terjadi pendangkalan,” ujar Rycko.

Banjir ini, lanjutnya, menjadi masalah tahunan yang juga belum kunjung teratasi bahkan semakin parah yang menggenangi pemukiman-pemukinan warga hingga jalan-jalan utama di ibu kota Provinsi Lampung ini.

Ia menilai, wilayah Bandarlampung banyak terdapat dataran tinggi, namun saat ini semua bisa terdampak banjir tersebut karena kurang memperhatikan tata kelola kota yang baik.

Kemudian, katanya, perlunya adanya penyediaan ruang terbuka hijau sebagai daerah resapan air sekaligus menjaga kualitas udara di Bandarlampung yang saat ini sangat kurang.

“Masalah banjir ini perlu penanganan serius oleh pemerintah yang melibatkan semua pihak bersama masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, penanganan sampah juga perlu menjadi atensi utama bersama yang menjadi salah satu penyebab banjir di Bandarlampung karena beberapa wilayah juga menjadi daerah kumuh dan destisansi sampah.

Oleh karena itu, katanya, daerah pesisir seperti di Telukbetung dan Panjang perlu mendapat perhatian khusus terutama dalam penanganan sampah yang selama ini terkesan menjadi kawasan kumuh. Bahkan sebaliknya seharusnya menjadi daerah yang bersih sebagai kawasan percontohan daerah lain.

“Sesuai dengan program “Bandar Lampung Baru” kita bersama menginginkan kota ini bersih dan terbebas dari bencana banjir yang tidak terselesaikan bertahun-tahun,” kata Rycko.

Ia menyarankan, pemerintah kota untuk tidak membangun sesuatu yg tidak prioritas seperti fly over, justru menggunakan anggaran yang besar. Coba berpikir bagaimana kebutuhan hidup yang layak untuk sebagian masyarakat menjadi perhatian termasuk agar bebas dari bencana banjir tahunan. (row)