Home Daerah Target PAD 2019 tidak Dipampang, Sujadi Beri Catatan Khusus di Stand Bapenda

Target PAD 2019 tidak Dipampang, Sujadi Beri Catatan Khusus di Stand Bapenda

202 views
0
Bupati Pringsewu H Sujadi saat menuliskan catatan khusus di buku tamu di stand Bapenda
Bupati Pringsewu H Sujadi saat menuliskan catatan khusus di buku tamu di stand Bapenda

PRINGSEWU – Didampingi Asisten I Setdakab Pringsewu Andi Wijaya, Bupati Pringsewu H Sujadi sekitar pukul 09.30 WIB, Senin (25/03/2019) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah stand pameran milik OPD dilingkungan Pemkab Pringsewu.

Dari 10 stand milik OPD yang dikunjungi, hanya beberapa stand yang dijaga langsung oleh pegawainya serta kepala OPD-nya.

Bahkan ada salah satu stand yang justru hanya dijaga oleh seorang staf biasa dan tiga siswi yang sedang PKL (praktek kerja lapangan) yakni stand milik Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Saat Sujadi berusaha meminta penjelasan terkait data yang dipasang, sayangnya penjaga tersebut tidak bisa menjelaskan dan menguraikannya.

Di stand milik Bapenda ini, Sujadi akhirnya memberikan catatan khusus yakni meminta kepada penjaganya guna memajang papan informasi soal potensi PAD dan juga target pajak daerah tahun 2019.

“Saya minta papan informasi, soal berapa target pendapatan di tahun 2019 ini dan IT-nya. Tolong sampaikan, besok saya balik lagi”, ucap Sujadi seraya menegaskan dan mengingatkan, apa yang ia tulis di buku daftar tamu kepada penjaganya.

Bupati Pringsewu H Sujadi berpose bersama di stand milik Bapenda

Menurut Sujadi, Bapenda ini kunci utama dimana orang akan tertarik untuk berinvestasi dan mengembangkan usahanya.

“Jadi, Bapenda ini ujung tombaknya”, tegas Sujadi seraya beranjak menuju stand OPD lainnya.

Sementara, saat berkunjung di stand milik Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora), Sujadi sempat berbincang, menanyakan sejauhmana persiapan penyambutan 15 duta besar negara.

Sujadi juga meminta supaya pihak panitia penyambut duta besar menyiapkan sejumlah siswa dan atau mahasiswi yang cakap berbahasa asing.

“Di Pringsewu ini kan banyak kampus, coba setiap kampus diminta untuk mengirimkan mahasiswi terbaiknya, khususnya yang cakap dalam berbahasa asing”, imbuh Sujadi. (Ful)