Beranda Daerah Telusuri Jaringan Irigasi, IP3A Pringsewu Kerahkan 30 Personil turun ke Lapangan

Telusuri Jaringan Irigasi, IP3A Pringsewu Kerahkan 30 Personil turun ke Lapangan

45 views
0
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu Ir. Iskandar Muda didampingi Ketua IP3A Kabupaten Pringsewu saat brefing sebelum pelepasan

PRINGSEWU – Guna menginventarisasi dan memastikan kondisi jaringan irigasi, 30 pengurus Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) se-Kabupaten Pringsewu bergerak lakukan penelurusan.

Dengan mengendarai sepedah motor serta membawa bendera IP3A, Senin (02/09), penelusuran jaringan irigasi diawali dengan mendatangi Bendung Way Gatel di Pekon Panjirejo dan Way Wonokriyo, Kecamatan Gadingrejo.

Kemudian, Way Padangratu di Kabupaten Pesawaran dan Way Ngison di Pekon Way Ngison, Kecamatan Pagelaran.

Wahrudi, Ketua IP3A Kabupaten Pringsewu saat dikonfirmasi wartawan lampungraya.id., menjelaskan, ada beberapa jaringan irigasi yang akan kita telusuri.

“Ini merupakan kegiatan telusur jaringan yang kedua kalinya. Telusur jaringan irigasi pertama, kita lakukan di tahun 2018 lalu”, sebut Wahrudi.

Selain Way Gatel, Way Wonokriyo, Way Padangratu dan Way Ngison lanjut Wahrudi, kita juga menelusuri Way Napal, Way Jaha, Way Tebu dan Bendung di Bumi Ratu serta Way Waya di Pagelaran Utara.

Menurut Wahrudi, ada lima (5) daerah Irigasi (DI) yang melintasi wilayah Kabupaten Pringsewu yakni Way Napal, Way Ngison, Way Waya, Way Padangratu dan Way Tebu Sistem.

“Hasil dari penelusuran dan inventarisasi ini, akan jadi bahasan kita di rapat kerja besok. Selain itu juga, akan kita laporkan dan sampaikan kepada dinas dan badan yang berwenang”, terang Wahrudi.

Wahrudi mengemukakan, umumnya yang menjadi persoalan mendasar dari jaringan irigasi adalah pusat sumber airnya.

“Berdasarkan hasil penelusuran kita di tahun lalu, permasalahan ada dihulunya. Sebab, banyak jaringan irigasi yang bersendimen dan tidak terawat”, imbuh Wahrudi.

Kegiatan telusur jaringan ini mendapat respon positif dari Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu.

“Sebab, untuk bisa menaikan air itu tidak mudah. Sementara, pertanian di pringsewu ini sangat bergantung dengan air karena lahannya tada hujan”, ucap Iskandar Muda dalam kesempatan memberikan sambutan, melepas personil IP3A yang akan menelusuri jaringan irigasi di halaman Kantor Bupati Pringsewu. (Ful)