Home Daerah Umar Ahmad Deklarasikan Modul Pendidikan Nenemo

Umar Ahmad Deklarasikan Modul Pendidikan Nenemo

17 views
0

TUBABA – Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad, SP mendeklarasikan Penerapan Modul Pendidikan Karakter Nenemo-Sederhana-Setara-Lestari Kabupaten setempat, yang dilaksanakan di Aula Kantor Pemda setempat, Panaragan, Senin (30/12/2019).

Deklarasi tersebut dihadiri oleh Guru Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama se-Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Bupati Umar Ahmad menjelaskan bahwa menumbuhkembangan karakter Nenemo-Sederhana-Setara-Lestari telah dilakukan secara bertahap sejak Bulan Maret hingga Oktober 2019. Tahapan atau pelatihan-pelatihan tersebut hadir sebagai upaya mempercepat peningkatan kualitas dan kemajuan pendidikan di Kabupaten Tulang Bawang Barat yang bersifat nonmaterial.

“Kita ingin menerapkan pembiasaan-pembiasaan baik dan konsisten yang nantinya akan menjadi salah satu karakter masyarakat Tubaba. Hal ini tentunya dengan tujuan untuk membentuk karakter anak-anak Tubaba menjadi pribadi yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan tentunya menjadi pribadi yang dapat bertanggung jawab,” Ujarnya.

Selanjutnya Umar Ahmad berharap dengan Keberadaan Modul Pendidikan Karakter yang penerapannya kita deklarasikan pada hari ini akan makin memantapkan upaya kita dalam membangun karakter dan pembiasaan-pembiasaan baik bagi para pelajar di Tubaba.

Dengan penerapan modul pendidikan karakter ini secara konsisten, maka akan tumbuh generasi Tubaba yang beridentitas Nemen, Nedes, Nerimo, serta memegang teguh prinsip Sederhana, Setara, dan Lestari.

“Umar Ahmad menekankan kepada para guru dan kepala sekolah agar menjadi contoh atau tauladan terlebih dahulu bagi para pelajar agar pelajar bisa mengikuti guru tersebut sebagai contohnya, bagaimana kita bisa memotivasi seseorang atau anak murid kita sedangkan kita tidak melakukan atau mempraktekkannya.”tegas Umar Ahmad

Mengakhiri sambutannya Umar Ahmad mengajak kerjasama dari seluruh pihak, baik itu Pemerintah Daerah, pihak sekolah yaitu Kepala Sekolah dan Guru, juga Orang Tua, serta masyarakat umum untuk membantu mensukseskan pendidikan karakter ini. (rls)