Didalam Gudang yang Terbakar di Perumahan Srimulyo Pesawaran Ditemukan Belasan Drum Diduga BBM Jenis Solar

KALIANDA – Dugaan gudang yang terbakar merupakan tempat penimbunan BBM di kompleks perumahan Srimulyo Permai Kecamatan Gedung Tataan, Pesawaran Senin 8 Juni kemarin nampaknya berujung fakta. Betapa tidak, pasca dipadamkannya si Jago Merah sekitar pukul 20.11 wib, petugas pemadam menemukan belasan drum berisikan cairan kental yang ditengarai adalah BBM jenis solar.

Tidak itu saja, dugaan tersebut makin menguat setelah sumber LR yang notabene merupakan warga sekitar tempat terjadinya kebakaran mengungkapkan testimoninya. Diungkapkannya, jika kebakaran di gudang tersebut bukan lah yang pertama kalinya. Menurut warga Gedung Tataan ini, setidaknya sebelumnya sudah 2 kali terjadi kebakaran.

“Iya bang, sebelumnya kejadian kemarin, setahu saya sudah pernah 2 kali kebakaran. Waktu yang pertama kali itu cukup lama gak ada aktifitas di gudang tersebut. Tapi yang terakhir kalinya sebelum yang ini, cuman seminggu aja sepi, terus lanjut lagi nimbun Solar,” ujar Om Eteb (Bukan Nama Sebenarnya), Selasa 9 Juni 2026.

Menurut dia, jika gudang tersebut memang dijadikan tempat nimbun BBM khususnya jenis Solar sudah menjadi rahasia umum bagi warga setempat. Dia mengungkapkan, jika ada pihak-pihak tertentu yang menurutnya bukan hanya sekadar backing, tapi sebagai operator pelaksana langsung kegiatan penyalahgunaan BBM.

“Maaf bang saya gak berani nyebut merek, tapi mereka ini kerja tim dari 2 oknum instansi yang berbeda. Yang ono tugasnya ngecor Solar di SPBU, sedangkan yang ini tugasnya menerima serta menjaga Solar cor-coran di gudang,” imbuhnya.

Dia mengatakan, warga sekitar sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkan aktifitas dan kegiatan terkait BBM Solar di gudang tersebut. Namun, setelah beberapa kali terjadi insiden kebakaran, dia menuturkan warga mulai resah dan takut terkena dampak kebakarannya.

“Kita-kita sih awalnya cuek, masa bodoh amat. Tapi lama-lama takut juga kalau kebakarannya meluas ke rumah-rumah atau bangunan maupun fasilitas umum yang ada di sekitar. Beruntung kemarin cepat tim damkar, entah kalau terjadi lagi masih bisa seberuntung kaya kemarin gak,” ucap dia seraya mewanti-wanti agar identitasnya tidak turut diekspos.

Sementara, Kepala Bidang Damkar pada Dinas Damkar dan Penyelamatan Lampung Selatan, Rully Fikriansyah dikonfirmasi tak menampik. Menurut dia, sesuai dengan laporan dari petugas damkar di lapangan, memang benar ditemukan sejumlah drum di dalam gudang. Namun Rully menolak memastikan bahwa cairan di dalam drum tersebut merupakan BBM jenis Solar atau bukan.

“Bukan kapasitas saya untuk menyatakan bahwa isi drum tersebut apa. Tapi jika dikonfirmasi bahwa ditemukan sejumlah drum di dalam gedung itu memang benar. Tapi untuk memastikan kandungan apa didalamnya, maaf bukan kapasitas kami untuk menyatakannya,” tukas Rully seraya mengatakan bahwa kapasitas damkar Lamsel dalam peristiwa kebakaran tersebut hanya turut membantu memadamkan kobaran api, terlebih di daerah tersebut daerah perbatasan langsung.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP Rudi Hartono S.Sos MM dikonfirmasi wartawan melalui aplikasi percakapan WhatsApp, mengaku sedang berada di Polda Lampung untuk suatu kegiatan. “Izin bg saya masih di polda,” sebut Rudi Hartono dalam balasan chat WhatsApp.

 

 

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *