KALIANDA – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Merik Havit, punya cara kece dalam mempromosikan UMKM. Setiap malam, Merik sudah mencatatkan jadwal keliling kulineran di Kecamatan Kalianda.
Senin, 27 April 2026, malam, Politikus PDI Perjuangan itu berkesempatan menyantap Mie Tektek Champion di warung Pak Anhar. Lokasinya dekat pintu keluar TPI Dermaga Bom Kalianda. Proses memasak mie tektek di sini terbilang unik dan tradisional.
Anglo untuk menopang, dan arang untuk membakar panci yang dipakai memasak mie. Sangat-sangat tradisional sekali. Cara memasak seperti itu terbilang langka. Karena kebanyakan memasak mie tektek sekarang langsung memakai wajan plus gas elpiji.
“Ini satu-satunya masakan mie tektek pakai anglo sama arang. Harga mienya juga murah, cuma Rp12 ribu,” kata Merik.
Walaupun cara memasaknya masih tradisional, Merik bilang kalau soal rasa mienya boleh diadu. Pembeli boleh memilih isian telurnya, mau pakai telur ayam kampung atau telur bebek. Pembeli juga bisa membawa cumi untuk dimasak di sana.
“Kita boleh bawa cumi, bawa udang, bawa bakso, bisa dimasakin langsung sama beliau. Pokoknya mantap punya,” katanya.
Menurut Merik, semangat dalam menopang UMKM tidak bisa dilakukan ala kadarnya. Apalagi hanya sekadar wacana dan bicara. Promotor, kata Merik, harus terlibat langsung. Dia juga mengajak pejabat-pejabat untuk ikut menikmati UMKM di Kalianda.
“Khususnya buat yang masih tinggal di Bandar Lampung, karena pelaku UMKM adalah tulang punggung perekonomian Lampung Selatan, jantungnya kehidupan,” kata Merik.
Lewat cara itu, Merik juga berkesempatan berbincang secara langsung dengan masyarakat sekitar. Mendengar aspirasi, saran, keluhan, keinginan dan juga harapan yang terpanggul di pundak para anggota dewan.
(*)












