Pengadaan Aplikasi Super Apps Rp1,4 M Tahun 2025 Oleh Kominfo Lamsel Bermasalah

KALIANDA – Apa kabar aplikasi Super Apps yang digadang-gadang bakal jadi sistem pemerintahan elektroniknya Lampung Selatan. Diketahui, pada 2025 Kominfo menganggarkan belanja jasa sistem informasi berbasis digital plus jasa konsultan dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp1.450.000.000 dalam 1 paket pekerjaan.

Rinciannya belanja jasa sistem informasi berupa aplikasi Super Apps terealisasi dengan anggaran Rp1 Miliyar sebagai penyedia jasa Delta Klik Indonesia (DKI).
Kemudian sisanya 449 juta untuk pembayaran jasa konsultasi dengan pihak penyedia jasanya Teknologi Cartensz Indonesia (TCI).

Namun setelah ditelusuri pada Toko Online DKI, tidak ditemukan produk jasa pembuatan aplikasi pemerintahan. Sedangkan TCI tidak ditemukan dalam basis data E-katalog LKPP. Ditengarai TCI perusahaan fiktif.

Menurut Plt Kepala Dinas Kominfo Lampung Selatan, Hendri Kurniawan, aplikasi tersebut sudah ready dengan alamat website https://halo.lampungselatankab.go.id. Menurut mantan Kabag Umum Pesawaran ini, aplikasi tersebut sudah berjalan, untuk launching secara resmi hanya tinggal menunggu waktu yang tepat. Namun saat disinggung terkait realisasi anggaran dan penyedia jasa, Hendri Kurniawan mengaku bakal cek data terlebih dahulu.

“Sudah ready, tinggal tunggu waktu yang tepat untuk launching. Kalau realisasi anggaran belanja dan pihak ketiganya saya cek dulu data, saya gak ingat rinciannya,” ujar Hendry Kurniawan, Selasa 8 Juli 2026.

Sebelumnya, pada 2025 lalu, aplikasi Super Apps ini digadang-gadang bakal menjadi aplikasi Super yang mampu melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan berbasis digital meliputi pelayanan dasar, perizinan hingga portal pengaduan masyarakat Lampung Selatan. Namun hingga 2026, rencana launching tersebut tak kunjung berkabar.

 

 

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *