Daerah  

Lamsel Turun PPKM Level II, Nanang Ermanto Dorong Peningkatan Kapasitas Vaksinasi

KALIANDA – Setelah Sepekan terakhir ini menunjukkan trend penurunan angka positif COVID-19, Kabupaten Lampung Selatan turun level satu strip atas pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari Level III turun ke II. Hal ini tertuang di dalam Instruktuksi Menteri Dalam Negeri nomor 17 Tahun 2022 tentang Perpanjangan PPKM luar Jawa dan Bali tertanggal 14 Maret 2022.

Didalam Inmendagri nomor 17, untuk Provinsi Lampung, Kabupaten Lampung Selatan tidak sendirian. Sejumlah daerah kabupaten dan kota ditetapkan turut turun level, seperti Kota Bandarlampung, Kota Metro, Lampung Tengah, Lampung Barat, Tulang Bawang, Way Kanan, dan Tulang Bawang Barat.

Sementara, kabupaten/kota yang memberlakukan PPKM Level 3 di Provinsi Lampung antara lain Lampung Utara, Tanggamus, Lampung Timur, Pesawaran, Pringsewu, Mesuji, dan Pesisir Barat.

Bupati Lampung Selatan, Hi Nanang Ermanto berharap trend positif penurunan angka COVID-19 di Kabupaten Lampung Selatan khususnya Indonesia secara umum menjadi jalan nyata agar status pandemi COVID-19 menjadi endemi.

Selain itu, Nanang mengaku gembira dengan pencapaian vaksinasi di Lampung Selatan yang menembus angka hingga lebih dari 90% ke target masyarakat sasaran kegiatan.

Kendati demikian, Nanang mengungkapkan bersama stakeholder akan terus mendorong upaya peningkatan kapasitas vaksinasi ke masyarakat. Karena diketahui, ada target tahapan vaksinasi dosis sasaran kriteria masyarakat yang dirasa belum maksimal.

“Secara umum sudah baik ya. Dosis pertama untuk target kriteria capaiannya tembus lebih dari 90%. Dosis II juga ada di angka 70%. Untuk itu akan kita dorong lagi peningkatan pencapaian vaksinasi dengan sasaran kriteria masyarakat yang dirasa kurang maksimal. Seperti vaksinasi booster, setelah vaksinasi dosis nantinya akan kita dorong kesana,” ujar Nanang di sela-sela acara peresmian Perpustakaan Kebun Edukasi, Selasa 15 Maret 2022.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPC PDIP Lampung Selatan ini mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa tetap mematuhi protokol kesehatan. Karena dikatakan Nanang, meski harapan COVID-19 tidak lagi menjadi pandemi dengan trend penurunan kasus dan status PPKM, tidak menjadikan masyarakat menjadi lengah.

“Kita berharap begitu. Tapi mencegah adalah cara terbaik. Karena kita semua belum bisa memastikan kedepannya COVID-19 ini bakalan seperti apa. Pencegahan dengan antisipasi kemungkinan terburuk adalah langkah persiapan kita untuk kedepannya,” imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan data cakupan vaksinasi COVID-19 oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan sampai pada tanggal 15 Maret 2022 dengan kriteria target sasaran :

Masyarakat Umum :
Dosis 1 : 717.199 (92,56 %)
Dosis 2 : 558.236 (72,05 %)

Lansia :
Dosis 1 : 51.689 (70,75 %)
Dosis 2 : 35.918 (49,11 %)

Anak 6 – 11 th :
Dosis 1 : 88.728 (79,68 %)
Dosis 2 : 64.244 (57,69)
Vaksin dosis 3 (Boster) : 28.458 (3,67%)

(row)

Respon (11)

  1. Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

  2. Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

  3. Artikel ini cukup informatif karena menjelaskan perkembangan status PPKM di Lampung Selatan sekaligus menunjukkan upaya pemerintah daerah dalam mendorong percepatan vaksinasi. Penurunan level PPKM ke Level II menjadi sinyal positif atas membaiknya situasi COVID-19, namun pesan utama yang disampaikan juga tepat bahwa masyarakat tetap harus disiplin menjalankan protokol kesehatan dan meningkatkan vaksinasi, termasuk booster. Pendekatan yang seimbang antara optimisme dan kewaspadaan membuat kebijakan ini terlihat lebih realistis dan terarah.

  4. Langkah Bupati Nanang Ermanto mendorong percepatan vaksinasi lansia door-to-door hingga ke pelosok dusun membuktikan bahwa penurunan level PPKM bukan sekadar angka statistik dibaliknya ada kerja keras tenaga kesehatan di lapangan yang jarang mendapat sorotan. Apresiasi untuk seluruh tim Satgas Lamsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *