Home Advetorial Tingkatkan Kunjungan Wisata, Dinas PUPR Tubaba Prioritaskan Pembangunan Ruang Terbuka Hijau

Tingkatkan Kunjungan Wisata, Dinas PUPR Tubaba Prioritaskan Pembangunan Ruang Terbuka Hijau

81 views
0

TUBABA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulangbawang Barat memprioritaskan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di kabupaten setempat.

Selain diharapkan untuk menambah ketersedian ruang publik juga dapat berdampak kepada meningkatnya kunjungan wisata.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Iwan Mursalin melalui Kepala Bidang Perencanaan dan Bina Jasa Konstruksi, Sadarsyah mengatakan, disamping program rutin pembangunan jalan jembatan, penyediaan air baku, ada 2 program yang menjadi prioritas pembangunan TA 2020 yaitu : program pemanfaatan ruang dan program pelestarian bangunan bersejarah.

Di program pemanfaatan ruang ada 2 pekerjaan pembangunan RTH.
Dua pembangunan RTH ini, kata Sadarsyah, akan dilakukan di dua lokasi, yakni RTH Way Penyile’an Tiyuh Karta, Kecamatan Tulangbawang Udik, dan RTH Tugu Simpang Tiga Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah.

Untuk RTH Way Penyile’an kata Sadarsyah, sudah di mulai dengan pelaksanaan penimbunan lokasi RTH yang dilaksanakan secara swakelola. Kemudian untuk batu Border dilaksanakan oleh penyedia barang dan jasa.

“Untuk RTH Simpang III Tiyuh Panaragan masih dalam tahap Konsultasi Perencanaan,” ujar Sadarsyah, Senin (2/3/2020).

Sementara pada program pelestarian bangunan bersejarah. PUPR akan melanjutkan perluasan kawasan Pelestarian Arsitektur Tradisional Lampung serta Konsultasi Perencanaan Kawasan Benteng Sabuk Gunung Katun.

Pembangunan dimaksud, lanjut dia, untuk menambah tempat kunjungan wisata yang telah ada.

Sehingga akan banyak tempat kunjungan bagi para wisatawan yang ingin menyaksikan langsung keindahan wilayah Kabupaten Tulangbawang Barat yang berslogan ‘Ragem Sai Mangi Wawai.’

Kemudian untuk ketersedian gedung kantor pemerintah pada Tahun 2020, PUPR juga akan menggelar sayembara desain kantor bersama dengan bekerjasama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) cabang Lampung dengan melibatkan juri atau tim penilai, Yori Antar, Andra Matin, Bupati Tubaba Umar Ahmad, Dani Wicaksono, serta Perwakilan IAI Lampung.(ADV)