Home Daerah Natar Pamuncak, Berikut Rincian Jumlah Kasus Covid Tiap Kecamatan di Lamsel

Natar Pamuncak, Berikut Rincian Jumlah Kasus Covid Tiap Kecamatan di Lamsel

263 views
0

KALIANDA – Kepala Dinas Kabupaten Lampung Selatan, Joniansyah S.KM MM menyebutkan data kasus Covid-19 untuk per wilayah KecamatanĀ  per 18 Maret 2020 – 16 Agustus 2021 di posisi puncak ditempati oleh Kecamatan Natar dengan 953 kasus positif dan 128 pasien masih menjalani isolasi.

Kemudian diurutan kedua, Kecamatan Kalianda dengan 374 kasus dan 129 masih menjalani isolasi. Peringkat ketiga Kecamatan Ketapang dengan 326 kasus dan 181 masih isolasi.

Selanjutnya berturut-turut Kecamatan Palas 300 dengan 48 isolasi, Kecamatan Sidomulyo 294 dengan 55 masih isolasi, Kecamatan Jatiagung 265 dengan 19 masih isolasi, Kecamatan Merbaumataram 226 dengan 68 isolasi.

“Kemudian Kecamatan Bakauheni 198 kasus dengan 25 pasien masih menjalani isolasi, Kecamatan Katibung 173 dengan 26 isolasi, Kecamatan Penengahan 168 kasus dengan 13 isolasi, Kecamatan Waysulan 121 dengan 38 isolasi, Kecamatan Waypanji 113 dengan 24 isolasi,” terang Joniansyah, Selasa 17 Agustus 2021.

Untuk kecamatan yang paling sedikit, terus Joniansyah, adalah Kecamatan Tanjung SariĀ  dengan 14 kasus positif dan 1 pasien masih menjalani isolasi.

“Sedangkan Kecamatan Rajabasa 76 kasus positif dengan pasien yang masih menjalani isolasi sebanyak 21, kemudian Kecamatan Candipuro 74 kasus positif dengan 47 pasien masih menjalani isolasi,” imbuhnya.

Dijelaskan Joniansyah, total kasus positif di Lampung Selatan sebanyak 3.955 dengan pasien yang masih menjalani isolasi sebanyak 856.

“Kalau untuk kasus kematian konfirmasi totalnya ada 224,” ucapnya tanpa merinci untuk jumlah masing-masing kecamatan.

Dikatakan Joniansyah, data kasus Covid-19 ini dimaksudkan sebagai informasi bahwa penyebarannya di Lampung Selatan makin masive, untuk itu agar masyarakat dapat senantiasa disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Informasi ini bukan untuk menakut-nakuti, tapi lebih sebagai informasi dan referensi masyarakat agar selalu tetap waspada menerapkan prokes dan mengurangi mobilitas ataupun aktivitas di luar rumah yang tidak perlu,” tukasnya.

(row)